SMA Muhammadiyah At Tanwir Metro, Resmi Melepas Angkatan III 2026

Foto / Gambar: Sambutan Ketua Dikdasmen dan PNW PWM Lampung Prof.Muhammad Fuad, M.Hum..

 

Metro — Pondok Pesantren Muhammadiyah At Tanwir Metro melepas Santriwan dan Santriwati Angkatan III Tahun 2026 dalam acara Graduation and Appreciation for Hafidz Al-Qur’an sekaligus memberikan apresiasi kepada hafidz Al-Qur’an mulai 5 hingga 30 juz dan santri berprestasi yang berlangsung di Auditorium PontrenMu At Tanwir Metro, Sabtu,9/5/2026.

Dalam kegiatan tersebut, Master off Ceremony (MC) menyampaikan dalam tiga bahasa, bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Lampung, MC menyampaikan urutan acara dari awal hingga akhir hingga para hafidz menerima penghargaan atas capaian hafalan Al-Qur’an mulai dari 5 juz hingga 30 juz.

Acara turut dihadiri jajaran pimpinan Muhammadiyah, wali santri, tokoh masyarakat, serta siswa kelas XII yang resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Foto / Gambar: Sambutan Ketua PDM Kota Metro, H.Kustono

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, H.Kustono, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya pendampingan orang tua di tengah tantangan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin kompleks.

Menurutnya, perjalanan para santri masih panjang sehingga membutuhkan motivasi, penguatan iman, serta ketergantungan penuh kepada Allah SWT.

“Teruslah semangat, berharap dan bergantung kepada Allah. Anak-anak kita ini akan menghadapi tantangan yang semakin berat ke depan,” ujarnya.

Ia juga berharap At Tanwir terus berkembang menjadi pusat kaderisasi yang melahirkan generasi Qurani dan kader persyarikatan Muhammadiyah.

“Kami berharap lahir generasi-generasi Qurani dan kader persyarikatan Muhammadiyah dari At Tanwir ini,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pondok Pesantren Muhammadiyah At Tanwir Metro, Dr.Sujino, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pondok pesantren yang terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Foto / Gambar: Dirut BPRS Metro Madani Penyampaian Apresiasi kepada Penghafal Qur’an

Menurutnya, pendidikan di At Tanwir tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, adab, dan penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan.

“Pondok ini hadir untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat akidah, akhlak, dan kepedulian sosialnya,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para alumni agar terus menjaga nama baik almamater, memperkuat silaturahmi, serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ke mana pun kalian melangkah, jangan pernah melupakan pondok ini. Jadilah duta-duta kebaikan yang membawa manfaat untuk umat, bangsa, dan agama,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Muhammad Fuad, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik dan nonakademik siswa-siswi At Tanwir Metro.

Menurutnya, prestasi tersebut lahir dari kolaborasi antara santri, Ustadz, ustadzah, orang tua, dan lingkungan pendidikan yang kondusif.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan dalam menghadapi “zaman edan”, ketika perkembangan teknologi informasi membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat.

“Kemajuan zaman harus dijawab dengan pendidikan, ilmu, dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Foto / Gambar: Sambutan Kepala SMA Muhamadiyah At Tanwir Metro, Ust.M.Fauzi.,Lc

Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah At Tanwir Metro, Muhammad Fauzi,Lc. menyampaikan orasi ilmiah bertema pendidikan dan tantangan era digital.

Ia menyoroti fenomena melimpahnya informasi yang tidak diiringi kedewasaan dalam memahami ilmu pengetahuan. Menurutnya, generasi muda harus memiliki adab dalam mencari ilmu dan menghormati disiplin keilmuan.

“Kita hidup di zaman ketika semua informasi tersedia di layar, tetapi tidak semua orang memiliki kedewasaan membaca dan memahami ilmu secara benar,” ujarnya.

Muhammad Fauzi menegaskan bahwa ilmu tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses, adab, dan tanggung jawab ilmiah.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan Islam berkemajuan Muhammadiyah melalui keseimbangan bayani, burhani, dan irfani agar kemajuan teknologi tidak menjauhkan manusia dari nilai-nilai agama.

“Ilmu tanpa adab hanya akan melahirkan kesombongan, sementara informasi tanpa arah pandang yang jelas hanya menambah kebisingan zaman,” tegasnya.

Foto / Gambar: Pesan dan Kesan Wali Santri

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan wali santri, Dr. Haji Mustoto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pimpinan pondok, ustaz, dan ustazah yang telah membimbing para santri hingga menyelesaikan pendidikan.

Ia mengaku bangga melihat perkembangan PontrenMu At Tanwir Metro yang dinilai berkembang sangat pesat, baik dari sisi fasilitas, jumlah santri, maupun kualitas pendidikan.

“Dulu anak-anak kami datang dengan pengetahuan yang masih terbatas, namun hari ini mereka tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan,” ungkapnya.

Kepada para santri yang lulus, ia berpesan agar menjaga akhlak, menjalin silaturahmi dengan guru, serta menjaga nama baik almamater.

“Kalau belum mampu memberi manfaat besar untuk umat, setidaknya jangan merugikan orang lain. Jagalah adab, karena adab itu di atas ilmu,” pesannya.

Ia juga mendorong para lulusan untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Metro, khususnya Fakultas Agama Islam, sebagai bagian dari proses kaderisasi Muhammadiyah.

Acara graduation tersebut juga diwarnai penyerahan amanah kepada perwakilan alumni Angkatan III sebagai penggerak alumni At Tanwir. Para alumni diharapkan terus berkontribusi bagi umat dan tidak melupakan almamaternya.

“Amanah ini menjadi tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi umat, bangsa, dan peradaban Islam,” disampaikan dalam prosesi penyerahan amanah alumni.

Ia berharap kepada semua alumni, ketika ditengah-tengah masyarakat, agar lulusan SMA Muhammadiyah At Tanwir Metro terus menjadi generasi berilmu, beradab, dan mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa, dan agama

banner 300x250

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *