
Metro — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro mengapresiasi langkah Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Metro yang terus memperkuat organisasi hingga tingkat ranting. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Refleksi Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 dengan tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya” yang digelar di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Metro, pada Sabtu Malam, 8/5/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pemuda Muhammadiyah periode 2014–2018 Slamet Teddy Siswoyo, Pleno PDM Bidang Ortom H. Bambang Setiadi, Demisioner KPU Provinsi Lampung periode 2018–2022 Agus Riyanto, serta mantan Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda.
Ketua PDPM Kota Metro Joni Wuryanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema “Bertumbuh dan Mengakar” memiliki filosofi pohon yang kokoh, memiliki akar kuat, serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Ia menilai, di usia ke-94 tahun, Pemuda Muhammadiyah harus mampu menjawab tantangan zaman, baik dalam bidang ekonomi, kaderisasi maupun kontribusi terhadap bangsa dan persyarikatan.
“Gerakan Pemuda Muhammadiyah di akar rumput atau ranting masih harus terus diperkuat. Karena itu, kami menargetkan seluruh ranting di Kota Metro memiliki Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan program unggulan One Dapil One Kader, sebagai ikhtiar mendorong kader Pemuda Muhammadiyah tampil dalam ruang-ruang strategis kebangsaan dan politik.
Menurutnya, refleksi milad tersebut diharapkan melahirkan ide, gagasan dan gerakan nyata yang mampu memperkuat peran Pemuda Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pleno PDM Kota Metro Bidang Ortom H. Bambang Setiadi menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah merupakan jalur kaderisasi penting dalam menyiapkan pemimpin Muhammadiyah di masa depan.
“Pemuda adalah garis terdekat dalam menyiapkan kader persyarikatan. Dari sinilah nanti lahir pimpinan-pimpinan Muhammadiyah ke depan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan ideologi dan gerakan yang berbasis pada akar rumput agar kader tidak mudah goyah menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, tema Bertumbuh dan Mengakar menjadi refleksi penting bahwa organisasi tidak cukup hanya berkembang, tetapi juga harus memiliki akar ideologi yang kuat.
“Diperiode ini saya mengapresiasi Organisasi Otonom Pemuda Muhammadiyah yang telah terbentuk hingga tingkat ranting di Kota Metro. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar Pemuda Muhammadiyah Kota Metro dalam memperkuat kaderisasi, memperluas gerakan dakwah, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun persyarikatan,” ujar Bambang Setiadi.
Ia juga mendorong Pemuda Muhammadiyah untuk terus berkolaborasi dengan majelis dan lembaga di lingkungan Muhammadiyah, mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, lingkungan hidup hingga pemberdayaan umat.
Ia berharap, refleksi milad ini menjadi momentum evaluasi serta penguatan arah gerakan Pemuda Muhammadiyah Kota Metro ke depan. (Red)


