
Bandar Lampung — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II, dengan mengusung tema “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional, dan Diakui.” berlangsung di Graha Pena Bandar Lampung, Sabtu, 11/5/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri pengurus DPD dan DPC kabupaten/kota se-Lampung, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah dan organisasi pers.
Selain peserta yang hadir secara langsung, sejumlah pengurus dan anggota dari berbagai daerah juga mengikuti kegiatan secara daring.
Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, turut memberikan sambutan secara virtual dari Batam.
Ketua Pelaksana Musda II, Agung Budiarto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan hingga berjalan lancar dan sukses.
“Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu pelaksanaan Musda ini. Semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi wartawan untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme sesuai tema Musda hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PJS Provinsi Lampung, Taufik Wijaya, menjelaskan bahwa PJS saat terus berkembang menjadi salah satu organisasi pers siber, yang fokus pada peningkatan kompetensi wartawan.
“Musda ini menjadi salah satu syarat administratif menuju verifikasi Dewan Pers. Saat ini PJS telah terbentuk di 28 provinsi dengan jumlah anggota lebih dari 1.500 orang di seluruh Indonesia,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa di Provinsi Lampung telah terbentuk enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC), di antaranya Way Kanan, Pesawaran, Lampung Tengah, Kota Metro, Tanggamus dan Tulang Bawang.
Menurutnya, kehadiran PJS bertujuan menjembatani wartawan media online agar memiliki ruang belajar dan peningkatan kompetensi secara bersama-sama.
“Kami hadir untuk menjembatani rekan-rekan wartawan yang belum memiliki wadah organisasi agar bisa belajar bersama menjadi wartawan yang lebih kompeten dan profesional,” tambahnya.
Dalam sambutannya secara virtual, Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda II DPD PJS Lampung. Ia menekankan pentingnya menjaga dinamika organisasi serta meningkatkan kualitas wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“PJS memiliki visi kuat untuk mewujudkan jurnalis yang berintegritas, kompeten, dan profesional. Karena itu, UKW harus menjadi program utama organisasi,” tegasnya.
Mahmud juga mengungkapkan bahwa PJS saat ini tengah mempersiapkan diri menjadi konstituen Dewan Pers melalui berbagai tahapan organisasi, termasuk pelaksanaan Musda di daerah dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).
Selain itu, ia menegaskan komitmen organisasi dalam memberikan perlindungan kepada wartawan yang mengalami kriminalisasi saat menjalankan tugas jurnalistik.
“PJS akan berada di garda terdepan dalam membela wartawan yang dipidanakan atau mengalami kriminalisasi saat menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.
Namun demikian, ia juga menegaskan bahwa PJS tidak akan memberikan pembelaan terhadap oknum wartawan yang terbukti mencederai kode etik jurnalistik atau melakukan pelanggaran hukum.
“Jika ada wartawan yang mencederai kode etik jurnalistik, tentu kami tidak dapat memberikan pembelaan. Kami hanya bisa berharap dan berdoa agar yang bersangkutan mendapat kesadaran,” tegasnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam sambutannya juga menekankan pentingnya integritas, kompetensi, dan profesionalisme di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Menurutnya, tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks seiring perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini beralih ke platform digital.
“Profesionalisme lahir dari integritas dan kompetensi. Karena itu organisasi pers memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ruang informasi publik,” katanya.
Ganjar juga mengingatkan pentingnya adaptasi wartawan terhadap perkembangan teknologi informasi dan media digital, termasuk dalam menjaga etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi di media sosial.
Ia menilai organisasi pers memiliki tanggung jawab besar dalam membina wartawan agar tetap profesional dan mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik.
Musda II DPD PJS Provinsi Lampung kemudian resmi dibuka sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas wartawan media siber di Provinsi Lampung.
Menutup sambutannya, Ganjar Jationo berharap Musda II ini mampu melahirkan kepengurusan yang solid serta memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kualitas wartawan media siber di Provinsi Lampung.




