Liverpool Tersingkir dari Liga Champions Usai Pertarungan Sengit Melawan PSG

PARIS, FRANCE - MARCH 05: Marquinhos of Paris Saint-Germain tackles Diogo Jota of Liverpool FC during the UEFA Champions League 2024/25 UEFA Champions League 2024/25 Round of 16 first leg match between Paris Saint-Germain and Liverpool FC at Parc des Princes on March 05, 2025 in Paris, France. (Photo by Aurelien Meunier - PSG/PSG via Getty Images)

Liverpool – Harapan Liverpool untuk melaju lebih jauh di Liga Champions 2025 harus kandas setelah mereka takluk dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui adu penalti dengan skor 1-4. Bertanding di Anfield, Rabu (12/3/2025) dini hari WIB, The Reds lebih dulu tertinggal akibat gol cepat Ousmane Dembélé pada menit ke-12, yang membuat agregat menjadi imbang 1-1.

Meski tertinggal, Liverpool berusaha meningkatkan intensitas permainan dan mengambil risiko lebih besar. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan PSG yang bermain efektif dengan strategi direct play, memanfaatkan kecepatan Dembélé dan Khvicha Kvaratskhelia. Statistik mencatat, PSG unggul dalam jumlah tembakan tepat sasaran dengan 8 percobaan, dibandingkan hanya 3 milik Liverpool.

Read More

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengakui bahwa pertandingan berlangsung intens dan timnya telah berusaha semaksimal mungkin. Namun, keberuntungan tidak berpihak kepada mereka di babak adu penalti.

“Ini adalah pertandingan yang sangat intens, laga yang menarik untuk dimainkan. Kami memiliki peluang, terutama setelah penampilan kami di Paris. Sayangnya, kami harus tersingkir lewat adu penalti, dan itulah kenyataannya,” ujar Van Dijk kepada Amazon Prime Video.

Bek asal Belanda itu juga menyoroti performa timnya yang cukup baik sepanjang pertandingan, meskipun hasil akhirnya tidak sesuai harapan.

“Kami menciptakan beberapa peluang berbahaya, begitu pula dengan PSG yang memiliki kualitas untuk mengancam. Pada akhirnya, semuanya ditentukan oleh adu penalti,” tambahnya.

Van Dijk mengakui sejak awal bahwa pertemuan dengan PSG di babak 16 besar akan menjadi tantangan berat.

“Kami tahu sejak undian bahwa menghadapi PSG akan sangat sulit. Kami sempat kesulitan di Paris, tetapi berhasil menang. Hari ini, kami menampilkan permainan yang sangat bagus, tetapi tetap harus tersingkir,” ujarnya.

Seiring berjalannya laga, kedua tim mulai merasakan kelelahan, yang membuat permainan semakin terbuka.

“Ketika kedua tim mulai kelelahan, pertandingan menjadi lebih terbuka. Terutama di waktu normal, kami bermain sangat baik. Kita bisa membahas laga ini panjang lebar, tetapi kenyataannya adalah kami tersingkir,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, Liverpool harus mengubur impian mereka untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini, sementara PSG melaju ke perempat final dengan penuh percaya diri.

banner 300x250

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *